PENGELOLAAN MUSEUM BENTENG VREDEBURG YOGYAKARTA DI TENGAH PANDEMI COVID–19

MAHARDHIKA, DYOTA HAYU (2022) PENGELOLAAN MUSEUM BENTENG VREDEBURG YOGYAKARTA DI TENGAH PANDEMI COVID–19. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

[img] Text (DYOTA HAYU MAHARDHIKA)
171006174 0.pdf

Download (804kB)
[img] Text
171006174 1.pdf

Download (623kB)
[img] Text
171006174 2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
171006174 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
171006174 4.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pendemi Covid – 19 memberikan pukulan bagi dunia pariwisata tidak terkecuali pada Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Kebijakan pembatasan sosial memeberikan dampak yang cukup besar bagi menurunnya jumlah kunjungan di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan dan menganalisis pengelolaan MBVY pada saat pandemi Covid-19 Penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif . Data primer diperoleh melalui wawancara dengan lima pegawai museum yang meliputi ketua Satgas Covid– 19 ,wakil ketua Satgas Covid-19,ketua kelompok kerja teknis, koordinator perencanaan dan tim kreatif museum. Penelitian memakai data sekunder yang diperloleh melalui studi pustaka, website resmi MBVY dan sosial media MBVY. Penelitian ini menggunakan konsep Pengelolaan Pariwisata yang meliputi Proses Pengembangan, Proses Kelembagaan dan Bentuk Pengaturan yang dilakukan pengelola MBVY pada saat menghadapi pandemi Covid-19. Dalam upaya pengelolaan pariwisata ditengah pandemi pengelola MBVY banyak membuat trobosan terkait plaksanaan kegiatan pariwisata dengan cara virtual visit. Melalui cara virtual visit ini pengelola MBVY mampu menjaga keberlangsungan hidup museum ditengah pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pengelolaan pariwisata ada 3 tahap yang meliputi (1) pengembangan yang didalamnya mencakup perencanaan,pelaksanaan, pembiayaan, dan pengawasan. Pada tahap perencanaan pengelola melakukan rapat internal, melibatkan Forum Komunitas Museum (FOKUS) dalam penyusunan tema kegitan pariwisata, melakukan revitalisasi, melakukan pelatihan broadcasting terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) di Museum, persiapan sarana pendukung virtual dan sarana pendukung protokol kesehatan. Pada tahap pelaksanaan kegiatan pariwisata pengelola membagi menjadi dua yaitu pelaksanaan pariwisata luring dengan penerapan protokol kesehatan dan virtual tourism dengan pembuatan berbagai konten yang biasanya dilakukan secara luring dilalihkan menjadi daring dengan menggunakan platform sosial media. Selanjutnya pada pada tahap pembiayaan pengelola juga mengalami penurunan jumlah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) akibat imbas dari adanya pembatasan sosial dan adanya refokusing anggaran yang berdampak pada beberapa kegiatan pariwisata. Pada tahap pengawasan pengelola melibatkan petugas satgas Covid–19 dan keamanan museum untuk membantu mengawasi jalannya pariwisata ditengah pandemi khususnya pada penerapan protokol kesehatan. (2) kelembagaan yang meliputi melakukan koordinasi dengan institusi lain,pembentukan struktur satuan tugas Covid–19 serta malakukan koordinasi. Pengelola juga melakukan kegitan publisitas yang melibatkan beberapa influenser dan artis lokal guna menarik minat wisatawan agar berkunjung ke MBVY (3) pengaturan yang meliputi kebijakan pemerintah yang diterbitkan Kementrian Dalam Negeri hingga dan kebijakan dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang berupa sertifikat CHSE(Cleanliness Health Environment Sustainability).

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Virtual, Pariwisata, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta
Subjects: Sosiologi > Business
Divisions: Fakultas ISIP > Sosiologi
Depositing User: Editor 6 uajy
Date Deposited: 20 May 2022 13:32
Last Modified: 20 May 2022 13:32
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/26874

Actions (login required)

View Item View Item