PEMAKNAAN TAHAP PEMBENTUKAN IDENTITAS GAY DALAM FILM (Analisis Kualitatif Pemaknaan Khalayak terhadap Tahap Pembentukan Identitas Gay dalam Film Love, Simon)

CORNELIA, VERINA (2022) PEMAKNAAN TAHAP PEMBENTUKAN IDENTITAS GAY DALAM FILM (Analisis Kualitatif Pemaknaan Khalayak terhadap Tahap Pembentukan Identitas Gay dalam Film Love, Simon). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (VERINA CORNELIA)
16 09 05895 0.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
16 09 05895 1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
16 09 05895 2.pdf

Download (541kB) | Preview
[img] Text
16 09 05895 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
16 09 05895 4.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Film sebagai bagian dari komunikasi massa memiliki peran dalam perubahan kognitif, afektif dan perilaku khalayaknya. Selain mengonstruksi suatu hal di benak masyarakat, film juga merupakan representasi dari realitas yang ada di masyarakat. Salah satu realitas di tengah masyarakat adalah homoseksualitas. Penonton merupakan individu yang aktif dalam menginterpretasi dan memaknai wacana media, sehingga disebut sebagai khalayak aktif. Penelitian ini merupakan penelitian mengenai pemaknaan khalayak terhadap tahap-tahap pembentukan identitas gay dalam film Love, Simon (2018). Subjek dalam penelitian ini merupakan penonton film Love, Simon (2018) yang berusia di atas 18 tahun, serta memiliki kedekatan, hubungan maupun pengalaman dengan individu gay. Teori Analisis Resepsi Khalayak Stuart Hall merupakan teori utama yang digunakan dalam penelitian ini. Proses decoding menjadi fokus perhatian dalam penelitian tersebut, guna melihat pemaknaan dan pemahaman yang mendalam atas teks media serta bagaimana khalayak menginterpretasikannya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa interpretasi yang dilakukan oleh informan sebagai penonton menghasilkan jawaban yang beragam. Informan terbagi ke dalam tiga posisi pemaknaan khalayak berdasarkan proses decoding terhadap tahap-tahap pembentukan identitas gay. Satu informan berada pada posisi hegemoni dominan, yaitu memahami kode dominan sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh pembuat film. Dua informan berada pada posisi negosisasi, yaitu menerima kode dominan, namun menolak penerapannya dalam kasus-kasus tertentu. Satu informan berada pada posisi oposisi, yaitu menolak kode dominan yang disampaikan pembuat film. Latar belakang informan memengaruhi posisi pemaknaannya terhadap tahap-tahap pembentukan identitas gay dalam film.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: analisis resepsi, decoding, identitas gay.
Subjects: Komunikasi > Kajian Media
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor 6 uajy
Date Deposited: 01 Nov 2022 11:59
Last Modified: 01 Nov 2022 11:59
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/27699

Actions (login required)

View Item View Item