ANALISA DAYA DUKUNG FONDASI DAN SCHEDULE BORED PILE PROYEK JEMBATAN TEKNO 10 BSD, TANGGERANG SELATAN, INDONESIA

Chrisatmana, Valentinus Quinno (2022) ANALISA DAYA DUKUNG FONDASI DAN SCHEDULE BORED PILE PROYEK JEMBATAN TEKNO 10 BSD, TANGGERANG SELATAN, INDONESIA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (Valentinus Quinno Chrisatmana)
190217611 0.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
190217611-1.pdf

Download (327kB) | Preview
[img]
Preview
Text
190217611-2.pdf

Download (602kB) | Preview
[img] Text
190217611-3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text
190217611-4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (945kB)
[img] Text
190217611-5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
190217611-6.pdf

Download (21MB) | Preview

Abstract

Laporan ini membahas 3 topik mengenai fondasi bored pile, yaitu mengenai metode pekerjaan bored pile dan pengujian tes tarik dan tekuk besi, kemudian perhitungan daya dukung tanah dan yang terakhir yaitu pembuatan schedule proyek. Pada topik pertama yang membahas mengenai metode pekerjaan bored pile dan pengujian tes tarik dan tekuk besi pada Proyek Jembatan Tekno 10 BSD. Metode pekerjaan pada proyek tersebut terdiri dari pekerjaan persiapan, pekerjaan pengeboran, pekerjaan pengecoran dan yang terakhir yiatu pekerjaan tes bored pile. Untuk pengujian tes tarik dan tekuk besi pada Proyek Jembatan Tekno 10 BSD mendapatkan hasil pengujian yang memenuhi standar SNI 2052:2017. Pada topik kedua membahas mengenai daya dukung tanah terhadap fondasi bored pile. Fondasi bored pile memiliki kelebihan dan kekurangan yang berhubungan dengan tanah. Perhitungan daya dukung tanah menggunakan data Boring log dan SPT Diagram yang menjadi pedoman dalam perhitungan daya dukung tanah menggunakan data N-SPT. Perhitungan menggunakan dua metode, yaitu menggunakan metode Meyerhoff dan metode Reese & Wright. Pada metode Meyerhoff didapatkan daya dukung ultimit pada kedalaman 20 meter yaitu sebesar 1948,481 ton dengan daya dukung ijin nya sebesar 649,483 ton. Sementara untuk metode Reese & Wright mendapatkan daya dukung ultimit sebesar 927,502 ton dan daya dukung ijin nya sebesar 324,167 ton. Topik terakhir membahas mengenai pembuatan schedule atau jadwal Proyek Jembatan Tekno 10 BSD. Pembuatan schedule mendapatkan total harga proyek beserta bobot masing- masing pekerjaan bored pile. Pada pekerjaan persiapan mendapatkan jumlah harga Rp 310.000.000,00 dengan bobot pekerjaan sebesar 11,06%. Untuk pekerjaan bored pile mendapatkan jumlah harga sebesar Rp 1.633.966.296,00 dengan bobot mencapai 58,31%. Untuk pekerjaan tes bored pile mendapatkan jumlah harga Rp 658.000.000,00 dengan bobot pekerjaan mencapai 23,48% dan untuk pekerjaan lain-lain mendapatkan jumlah harga Rp 200.000.000,00 dengan bobot mencapai 7,14%. Setelah membuat kurva S berdasarkan data jumlah harga serta bobot pekerjaan dan pekerjaan aktual di lapangan, didapatkan bahwa schedule aktual mengalami keterlambatan pada awal jadwal proyek terhadap schedule rencana yang diakibatkan oleh beberapa kendala. Kendala yang terjadi akibat lahan yang belum siap, keterlambatan beton, kabel listrik tegangan tinggi dan kendala peralatan. Solusi terhadap kendala tersebut yaitu dengan menambah supplier beton yang berdampak positif terhadap produksi titik perharinya. Selain itu dengan menggunakan jasa PT. Menara Pondasi Utama yang memiliki mesin bor yang lebih kecil agar tidak mengenai kabel listrik walaupun pekerjaan dengan bor kecil lebih lama daripada mesin bor besar.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: metode bored pile, tes tarik dan tekuk besi, daya dukung tanah, schedule, kendala
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor 5 uajy
Date Deposited: 17 Feb 2023 09:20
Last Modified: 17 Feb 2023 09:20
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/28446

Actions (login required)

View Item View Item