TAMAN REKREASI DAN EDUKASI PERTANIAN DI DESA KARANG TENGAH , IMOGIRI KABUPATEN BANTUL DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS

Marani, Sri Mulyani (2019) TAMAN REKREASI DAN EDUKASI PERTANIAN DI DESA KARANG TENGAH , IMOGIRI KABUPATEN BANTUL DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (Sri Mulyani Marani)
140115167_Bab 0.pdf

Download (231kB) | Preview
[img]
Preview
Text
140115167_Bab 1.pdf

Download (618kB) | Preview
[img]
Preview
Text
140115167_Bab 2.pdf

Download (734kB) | Preview
[img]
Preview
Text
140115167_Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
140115167_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (731kB)
[img] Text
140115167_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
140115167_Bab 6.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Taman merupakan kebun yang ditanami dengan bunga-bunga dan sebagainya. Taman dapat di lihat sebagai wujud Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang merupakan area memanjang atau jalur dan atau mengelompok, yang penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Taman juga berperan menjadi suatu sarana wisata rekreasi bagi masyarakat. Taman juga dapat dikatan merupakan sebidang tanah terbuka dengan luasan tertentu di dalamnya ditanam pepohonan, perdu, semak dan rerumputan yang dapat dikombinasikan dengan kreasi dari bahan lainnya. Umumnya dipergunakan untuk olah raga, bersantai, bermain dan sebagainya. Sedangkan rekreasi merupakan penyegaran kembali badan dan pikiran atau dapat dikatakan sebagai sesuatu yang menggembirakan hati dan menyegarkan seperti hiburan dan juga piknik. Aktivitas rekreasi dibagi menjadi dua bagian yaitu rekreasi secara aktifxdan pasif . Rekreasi aktif*adalah bentuk pengisian waktu senggang yang didominasi kegiatan fisik dan partisipasi langsug dalam kegiatan tersebut, seperti olahraga dan bentuk-bentuk permainan lainnya yang banyak memerlukan kegiatan pergerakan fisik. Sedangkan rekreasi pasif adalah bentuk kegiatan menghabiskan waktu senggang yang lebih kepada hal-hal yan bersifat menenangkan secara emosional, sehingga tidak memerlukan pergerakan fisik. Pendekatan arsitektur ekologis dipilih menjadi pendekatan karena mengacu kepada kondisi alam , iklim dan serasi dengan lingkungan sekitarnya sehingga dapat menciptakan bangunan yang ramah lingkungan dan dapat berkembang di masa depan. Diharapkan pendekatan ini dapat selaras dan harmonis dengan taman rekreasi edukasi pertanian .Diharapkan dengan pemilihan pendekatan ekologis dapat membuat suatu desain sebuah sarana rekreasi dan edukasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dari segala kalangan dan usia, melalui pengolahan ruang dalam dan ruang luar dengan pendekatan ekologis yang dapat menghadirkan suasana interaktif edukatif untuk memberikan pengalaman mengalami rekreasi dan belajar yang baru di rasakan pengunjung sehingga mampu mendalami nilai-nilai yang didapatkan saat berwisata.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: taman, aktivitas, rekreasi, edukasi, pertanian, ekologis.
Subjects: Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor 3 uajy
Date Deposited: 03 Apr 2023 11:48
Last Modified: 03 Apr 2023 11:48
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/28801

Actions (login required)

View Item View Item