KUALITAS PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN KOMBINASI KEONG MAS (Pomacea canaliculata) DAN LIMBAH KUBIS (Brassica oleracea)

Sagala, Jenni Yolanda (2023) KUALITAS PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN KOMBINASI KEONG MAS (Pomacea canaliculata) DAN LIMBAH KUBIS (Brassica oleracea). S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (Jenni Yolanda Sagala)
190802012_bab 0.pdf

Download (446kB) | Preview
[img]
Preview
Text
190802012_bab 1.pdf

Download (255kB) | Preview
[img]
Preview
Text
190802012_bab 2.pdf

Download (507kB) | Preview
[img] Text
190802012_bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (464kB)
[img] Text
190802012_bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (636kB)
[img]
Preview
Text
190802012_bab 5.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Sistem pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan, membutuhkan bahan pendukung, yaitu menggunakan bahan organik yang ramah lingkungan, salah satunya dengan penggunaan pupuk organik. Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari hasil akhir atau penguraian sisa tanaman dan hewan, salah satu bentuknya yaitu Pupuk Organik Cair (POC) hasil fermentasi bahan- bahan organik. Bahan organik yang berpotensi digunakan adalah keong mas dan kubis. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui konsentrasi terbaik pembuatan pupuk organik cair kombinasi keong mas dan limbah kubis, serta mengetahui jumlah bakteri dan mikroorganisme yang dapat tumbuh dalam POC kombinasi keong mas dan limbah kubis. Penelitian terdiri dari 5 perlakuan (A)100% keong mas dan 0% limbah kubis, (B) 0% keong mas dan 100% limbah kubis, perlakuan (C), (D) dan (E) masing-masing perbandingan keong mas dengan limbah kubis (50% : 50%, 75% : 25%, dan 25 : 75%). Hasil yang diperoleh yaitu pH akhir fermentasi setiap perlakuan terdapat pada pH 3,7- 5,78. Suhu akhir 30℃- 31℃. Hasil analisis unsur N dari perlakuan A, B, C, D, dan E diperoleh dengan rentang nilai 0,231% - 0,386 % . Unsur Fosfor (P) yang diperoleh dengan rentang nilai 0,206% - 0,309%. Unsur Kalium (K) yang diperoleh dengan rentang nilai 0,212% - 0,337%. Hasil ini belum memenuhi baku mutu kadar NPK oleh Peraturan Menteri Pertanian Nomor (2019) mengenai Pupuk Organik Cair yaitu sebesar 2- 6%. Diperoleh jumlah koloni bakteri tertinggi pada perlakuan A 7,8 x 105 CFu/mL yang diduga sebagai Genus Lactobacillus, dan jumlah koloni kapang khamir sebesar 1,7 103 CFu/mL yang diduga sebagai Genus Aspergillus.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Industri
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Depositing User: Editor 3 uajy
Date Deposited: 21 Nov 2023 20:17
Last Modified: 21 Nov 2023 20:17
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/30556

Actions (login required)

View Item View Item