DESAIN TERMINAL ANGKUTAN ( Studi Kasus Terminal Ponorogo, Jawa Timur )

PUTRA, ADHIETYA HERTOFI KENCANA (2009) DESAIN TERMINAL ANGKUTAN ( Studi Kasus Terminal Ponorogo, Jawa Timur ). S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS10097.pdf

Download (938Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS10097.pdf

Download (2430Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS10097.pdf

Download (1559Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS10097.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS10097.pdf
Restricted to Registered users only

Download (392Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS10097.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4Mb)
[img] Text (Bab VI)
6TS10097.pdf

Download (1648Kb)

Abstract

Terminal sebagai titik simpul jaringan transportasi jalan menjadi barometer dari pesatnya pertumbuhan jumlah perjalanan dari dan ke suatu kota, memerlukan landasan perencanaan yang terarah untuk menciptakan prasarana sistem terminal yang dapat memberikan manfaat pelayanan untuk membantu kelancaran lalu lintas angkutan dengan efisien ruang, waktu, dan dana. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan alternatif desain dan lokasi yang dipilih untuk terminal angkutan umum penumpang, peningkatan pelayanan dari Terminal Ponorogo menjadi lebih baik sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa terminal di Ponorogo. Penelitian dilakukan dengan metode survey untuk mengambil data primer, jumlah dan jenis kendaraan di terminal Ponorogo, fasilitas yang ada diterminal, denah lokasi terminal baru yang disediakan oleh pemerintah, survey identifikasi rute/trayek angkutan umum, untuk data sekunder peta wilayah Kota Ponorogo, jumlah dan pertumbuhan penduduk Kota Ponorogo, data Trayek dan rute angkutan, data peraturan – peraturan terkait mengenai terminal, data gambaran wilayah penelitian, yang meliputi kondisis sosial ekonomi serta data tata ruang dan peruntukan lahan, data lalulintas angkutan penumpang eksisting, data jaringan transportasi eksisting, data kondisi sosial,ekonomi dan budaya di Kota Ponorogo. Ada empat kriteria yang akan dijadikan ukuran untuk menentukan desain suatu terminal baru, diantaranya kriteria lokasi, kriteria tapak, kriteria akses, letak lokasi. Terminal eksisting sudah tidak layak untuk dikembangkan, Lokasi Terminal Ponorogo baru layak dipertimbangkan karena sesuai dengan peraturan – peraturan terkait mengenai terminal. Bus AKAP headway 3,98 menit dan Wtr 6,46 menit, Bus AKDP besar headway 3,42 menit dan Wtr 2,74 menit, Bus AKDP sedang headway 9,05 menit dan Wtr 3,31 menit, ANGKOT headway 3,67 menit dan Wtr 2,76 menit, Mobil Pribadi headway 6,66 menit dan Wtr 5,99 menit, Fasilitas di Terminal Ponorogo meliputi ruang parkir kendaraan, ruang sirkulasi kendaraan, ruang tunggu penumpang, ruang informasi, peron, loket, kamar mandi, kios, mushola. Luas total ruang parkir kendaraan di Terminal Ponorogo 14.293,02 m2 yaitu terdiri dari : AKAP = 1.394,1 m2, AKDP = 238,14 m2, ANGKOT = 1219,5 m2, Mobil Pribadi = 390,6 m2. Headway rerata diperoleh luas ruang parkir kendaraan yang dibutuhkan sebesar 406 m2 AKAP = 84 m2, AKDP = 162 m2, ANGKOT = 60 m2, Mobil Pribadi = 100 m2, maka luasan yang ada saat ini masih cukup memadai

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Time Headway, Lay Out, Waktu Tunggu Rerata (Wtr), Antar Kota Antar Popinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP), Angkutan Kota (ANGKOT), tampak, akses, letak, desain
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 18 Jul 2013 08:26
Last Modified: 18 Jul 2013 08:26
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/3179

Actions (login required)

View Item View Item