ANALISIS KECELAKAAN DITINJAU DARI FAKTOR KELENGKAPAN FASILITAS JALAN DAN STRUKTUR JALAN (Studi Kasus di Ruas Jalan Caruban - Ngawi Km 0,0 - Km 10 Jawa Timur)

HADITAMA, ADHITYA WAHYU (2009) ANALISIS KECELAKAAN DITINJAU DARI FAKTOR KELENGKAPAN FASILITAS JALAN DAN STRUKTUR JALAN (Studi Kasus di Ruas Jalan Caruban - Ngawi Km 0,0 - Km 10 Jawa Timur). S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS10199.pdf

Download (149Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS10199.pdf

Download (316Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS10199.pdf

Download (105Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS10199.pdf
Restricted to Registered users only

Download (135Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS10199.pdf
Restricted to Registered users only

Download (127Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS10199.pdf
Restricted to Registered users only

Download (477Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TS10199.pdf

Download (122Kb)

Abstract

Sektor transportasi darat dengan prasarna jalan raya merupakan prasarana transportasi yang sangat besar menerima pengaruh adanya peningktan taraf hidup, karena fungsi utama jalan raya adalah sebagai prasarana untuk melayani pergerakan lalu lintas manusia dan barang secara aman, nyaman, cepat dan ekonomis menuntut adanya jalan raya yang memenuhi persyaratan.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh kelengkapan Fasilitas Jalan dan Struktur Jalan terhadap kecelakaan yang terjadi. Pelaksanan pengambilan data dilaksanakan selama dua minggu yaitu pada tanggal 2 Februari 2009 sampai 16 Februari 2009. Data ada dua macam yaitu data primer dan data skunder. Data primer diperoleh dengan cara survai langsung di lapangan pada pagi hari pukul 06.30 – 08.30 WIB, Siang hari pukul 12.30 – 14.00 WIB, dan sore hari pukul 17.30 – 19.00 WIB. Data skunder diperoleh dari pihak pemerintah, kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode Inventarisasi data. Dari hasil penelitian pada tahun 2006 – 2008 Jalan Caruban-Ngawi Km 0,0 – Km 10 memiliki jumlah kecelakaan 151 kasus. Sepanjang jalan Caruban-Ngawi terdapat tiga Daerah Rawan Kecelakaan yang memiliki jumlah kecelakaan yang sangat tinggi. Pada Km 3,0 – Km 4,0 memiliki jumlah kecelakaan 36 kasus, pada Km 7,0 – Km 8,0 memiliki jumlah kecelakaan 23 kasus dan pada Km 8,0 – Km 9,0 memiliki jumlah kecelakan 25 kasus. Dari data tiga DRK kita menganalisis DRK yang memiliki jumlah kasus paling tinggi yaitu pada Km 3,0 – Km 4,0 dengan jumlah 36 kasus kecelakaan.Di daerah DRK ini sering terjadi kecelakan di Km 3+900 dengan jumlah kecelakaan 9 (25%) di daerah rawan ini perlu adanya penambahan pelengkap jalan dan perlu segera dilakukan perbaikan struktur jalan menggunakan metode pengaspalan ulang (OVERLAY) jalan Caruban-Ngawi sudah memiliki umur ± 8 Th. Batas overlay ulang 10 th dan boleh dilakukan pengaspalan ulang sebelum jatuh tempo apabila jalan rusak dan dilalui oleh kendaraan bermuatan besar serta jalan tersebut termasuk jalan utama atau propinsi. Pada Km 3+800 terdapat tikungan tajam dan jarak pandang pengemudi terganggu. Dengan adanya tikungan tajam ini, maka saya ingin menyumbangkan pemikiran saya dalam bentuk design tikungan jalan, guna untuk mengurangi kecelakaan yang sering terjadi di jalan Caruban-Ngawi Jawa Timur.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kecelakaan, Fasilitas jalan, Struktur jalan, Black Spot
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 18 Jul 2013 08:33
Last Modified: 18 Jul 2013 08:33
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/3181

Actions (login required)

View Item View Item