ANALISIS POTENSI DAN PENGENDALIAN BAHAYA DENGAN METODE RISK ASSESSMENT DAN JOB SAFETY ANALYSIS DI UKM WIJAYA PRIMA SOLO

Christiawan, Bernadus Hardika (2013) ANALISIS POTENSI DAN PENGENDALIAN BAHAYA DENGAN METODE RISK ASSESSMENT DAN JOB SAFETY ANALYSIS DI UKM WIJAYA PRIMA SOLO. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TIA06740.pdf

Download (677Kb)
[img] Text (Bab I)
1TIA06740.pdf

Download (381Kb)
[img] Text (Bab II)
2TIA06740.pdf

Download (259Kb)
[img] Text (Bab III)
3TIA06740.pdf
Restricted to Registered users only

Download (620Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TIA06740.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1482Kb)
[img] Text (Bab V)
5TIA06740.pdf
Restricted to Registered users only

Download (806Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TIA06740.pdf

Download (3208Kb)

Abstract

Wijaya Prima adalah suatu Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bergerak di bidang pengolahan sampah plastik menjadi bijih plastik dan tali rafia. Faktor keselamatan kerja kurang diperhatikan, hal ini dapat dilihat dari data kecelakaan kerja tahun 2009 hingga 2012. Proses analisis potensi bahaya belum pernah dilakukan sehingga pengendalian bahaya yang dilakukan kurang optimal dalam mencegah kecelakaan kerja. Penelitian ini dibagi menjadi dua bagian yaitu analisis potensi bahaya dan pemberian usulan pengendalian bahaya. Proses analisis potensi bahaya menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Risk Assessment.JSA adalah metode yang menganalisis potensi bahaya serta memberikan usulan pengendalian bahaya, pada masing-masing aktivitas kerja. Risk Assessment yaitu metode penilaian potensi bahaya berdasarkan tingkat risikonya. Risk assessment yang digunakan adalah menurut Asfahl (1999), Goetsch (2002), Rapid Entire Body Assessment (REBA), dan pengujian lingkungan fisik secara langsung. Proses pemberian usulan pengendalian bahaya dilakukan dengan metode JSA. Hasil penelitian mengenai identifikasi bahaya dan usulan pengendalian bahaya disajikan dengan blangko JSA, yang berisi 65 aktivitas kerja. Aktivitas yang teridentifikasi bahaya mekanik berjumlah 19 buah. Bahaya kebisingan teridentifikasi pada 60 aktivitas, bahaya pencahayaan pada 29 aktivitas, dan bahaya iklim kerja pada 8 aktivitas. Dari 57 aktivitas yang dilakukan secara manual, 16 aktivitas dinilai risikonya dan teridentifikasi bahaya ergonomi. Usulan pengendalian yang diberikan sangat variatif, dan dilakukan berdasarkan hasil penilaian risiko bahaya pada tiap aktivitas.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknik Industri > Industri
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > TI Pindahan ATMI
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 04 Oct 2013 08:28
Last Modified: 04 Oct 2013 08:28
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/4012

Actions (login required)

View Item View Item