PEMANFAATAN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI ES LILIN

Hartono, Michelle Angelia (2013) PEMANFAATAN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI ES LILIN. Jurnal Biologi. pp. 1-15.

[img] Text
JURNAL PEMANFAATAN EKSTRAK BUNGA TELANG _Clitoria ternatea L.pdf

Download (1545Kb)

Abstract

Es lilin merupakan salah satu produk minuman yang banyak disukai masyarakat karena dapat memberikan kesegaran bagi konsumen.Warna yang mencolok menjadi daya tarik utama konsumen untuk mengonsumsi es lilin.Salah satu pigmen alami yang berpotensi sebagai pewarna alami adalah antosianin dari bunga telang (Clitoria ternatea L.) yang mampu menghasilkan warna biru.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui konsentrasi asam tartarat yang optimal untuk ekstraksi bunga telang dan mengetahui kemampuan antosianin yang dihasilkan bunga telang apakah efektif sebagai pewarna es lilin.Ekstrak pigmen antosianin dalam penelitian ini diperoleh dengan cara ekstraksi menggunakan larutan pengekstrak akuades dan asam tartarat. Untuk mendapatkan konsentrasi asam tartarat yang paling optimal untuk ekstraksi antosianin bunga telang dilakukan variasi konsentrasi asam tartarat (0, 0,25, 0,5, dan 0,75%) serta menggunakan rancangan percobaan acak lengkap (RAL). Metode penelitian yang dilakukan meliputi ekstraksi senyawa antosianin dengan metode maserasi, penentuan total antosianin dengan metode pH differensial, penentuan rendemen, pengukuran warna menggunakan color reader, pembuatan es lilin, uji organoleptik, serta analisis data menggunakan ANAVA dan DMRT. Hasil total antosianin dan rendemen bunga telang yang optimal didapatkan pada konsentrasi asam tartarat tertinggi yaitu 0,75% dengan total antosianin dan rendemen sebesar 0,82 mg/ml dan 24,21%. Semakin tinggi konsentrasi asam tartarat yang digunakan maka semakin tinggi total antosianin dan rendemen yang dihasilkan. Warna dari antosianin bunga telang efektif digunakan sebagai pewarna es lilin jika dibandingkan dengan pewarna biru berlian Cl 42090 karena warna yang dihasilkan hampir sama, pekat, dan tidak pudar setelah dibekukan dalam freezer selama 24 jam.

Item Type: Article
Subjects: Teknobiologi > Tekno Pangan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 20 Nov 2013 12:58
Last Modified: 14 Mar 2014 08:29
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/4377

Actions (login required)

View Item View Item