KUALITAS PERMEN JELLY DARI ALBEDO KULIT JERUK BALI (Citrus grandis L. Osbeck) DAN ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) DENGAN PENAMBAHAN SORBITOL

Octaviana, Putri (2013) KUALITAS PERMEN JELLY DARI ALBEDO KULIT JERUK BALI (Citrus grandis L. Osbeck) DAN ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) DENGAN PENAMBAHAN SORBITOL. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0BL01119.pdf

Download (2291Kb)
[img] Text (Bab I)
1BL01119.pdf

Download (70Kb)
[img] Text (Bab II)
2BL01119.pdf

Download (270Kb)
[img] Text (Bab III)
3BL01119.pdf
Restricted to Registered users only

Download (101Kb)
[img] Text (Bab IV)
4BL01119.pdf
Restricted to Registered users only

Download (548Kb)
[img] Text (Bab V)
5BL01119.pdf

Download (571Kb)

Abstract

Salah satu jenis buah yang banyak diolah di Indonesia ialah jeruk bali (Citrus grandis L. Osbeck) namun sampai saat ini kulit jeruk bali masih belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat secara optimal. Salah satu upaya untuk mengurangi limbah kulit jeruk bali ialah mengolahnya untuk dijadikan produk pangan yang dapat dikonsumsi. Salah satu produk yang bisa diolah dari bahan kulit jeruk bali adalah permen jelly. Bagian kulit jeruk bali yang dimanfaatkan untuk membuat permen jelly adalah bagian albedo yang berwarna putih yang banyak terdapat di kulit jeruk bali dibandingkan jenis jeruk lainnya. Kandungan pektin yang terdapat pada daging buah dan kulit buah jeruk bali akan sangat bermanfaat jika diolah menjadi permen jelly. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi albedo jeruk bali (Citrus grandis L. Osbeck) dan bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.) berpengaruh terhadap kualitas (sifat fisik, kimia, mikrobiologis, dan organoleptik) permen jelly, untuk mengetahui kombinasi albedo jeruk bali (Citrus grandis L. Osbeck) dan rosela (Hibiscus sabdariffa L.) yang tepat untuk menghasilkan permen jelly dengan kualitas terbaik. Kemampuan pembentukan gel dari pektin karena penambahan asam dan perlakuan pemanasan merupakan potensi pembentukan kekenyalan pada produk yang dihasilkan. Untuk memberikan variasi warna dan rasa, maka perlu ditambahkan ekstrak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.) pada pembuatan permen jelly. Albedo jeruk bali mengandung vitamin C dan pektin yang cukup tinggi dibanding jenis jeruk lainnya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kombinasi albedo jeruk bali dan rosela, yaitu 200:0 (kontrol), 120:80, dan 80:120. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah produk permen jelly albedo jeruk bali-rosela yang dibuat mengandung kadar air 6,25% - 6,84%, kadar abu 0,14% - 0,16%, kadar gula reduksi 21,17% - 23,65%, vitamin C 2,4053 - 3,4907 mg, tekstur 516,00 N/mm2 - 719,83 N/mm2, serta uji mikrobiologi yang meliputi perhitungan angka lempeng total (ALT) dan angka kapang khamir yang sudah memenuhi standar SNI permen jelly. Permen jelly albedo jeruk bali-rosela dengan kombinasi 120:80 memberikan kualitas terbaik ditinjau dari sifat kimia dan organoleptik.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Pangan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 21 Nov 2013 09:25
Last Modified: 21 Nov 2013 09:25
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/4385

Actions (login required)

View Item View Item