KUALITAS SOSIS BELALANG (Valanga nigricornis) DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata D.) PADA TEPUNG TAPIOKA

Hardiana, Brigitta Eka (2015) KUALITAS SOSIS BELALANG (Valanga nigricornis) DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata D.) PADA TEPUNG TAPIOKA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
BL001217.pdf

Download (1234Kb)
[img] Text (Bab I)
BL101217.pdf

Download (80Kb)
[img] Text (Bab II)
BL201217.pdf

Download (368Kb)
[img] Text (Bab III)
BL301217.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231Kb)
[img] Text (Bab IV)
BL401217.pdf
Restricted to Registered users only

Download (400Kb)
[img] Text (Bab V)
BL501217.pdf

Download (134Kb)
[img] Text (Bab VI)
BL601217.pdf

Download (833Kb)

Abstract

Sosis merupakan produk pangan yang populer. Umumnya, sosis memiliki kandungan protein dan kandungan lemak yang tinggi, serta tidak mengandung β- karoten. Sangat jarang ditemui sosis yang memiliki kadar protein dan β-karoten tinggi, tetapi berkadar lemak rendah. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi baru yaitu dengan membuat sosis belalang dengan substitusi tepung labu kuning pada tepung tapioka. Belalang memiliki kadar protein tinggi, tetapi berkadar lemak rendah. Labu kuning merupakan jenis buah yang mengandung karotenoid tinggi, sehingga dapat bermanfaat bagi kesehatan mata. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kualitas fisik, kimia, mikrobiologis, dan organoleptik sosis belalang yang dibuat dengan substitusi tepung labu kuning pada tepung tapioka serta mengetahui substitusi tepung labu kuning pada tepung tapioka yang optimum untuk memperoleh kualitas sosis belalang yang paling baik dan disukai panelis. Rancangan percobaan yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan substitusi tepung labu kuning pada tepung tapioka sebanyak 0%, 10%, 20%, 30% masing-masing tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung labu kuning pada tepung tapioka dalam pembuatan sosis belalang berbeda nyata pada kadar abu, lemak, protein, β-karoten, kekerasan/hardness, Angka Lempeng Total (ALT), dan organoleptik, tetapi tidak memberikan beda nyata pada kadar air dan jumlah koloni Staphylococcus aureus. Substitusi tepung labu kuning pada tepung tapioka yang optimum untuk memperoleh kualitas sosis belalang yang paling baik dan disukai panelis adalah 20% tepung labu kuning dan 80% tepung tapioka, dilihat dari uji organoleptik.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Pangan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 11 Sep 2015 08:17
Last Modified: 11 Sep 2015 08:17
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/7916

Actions (login required)

View Item View Item