PENELITIAN REPRESENTASI ISU HOMOSEKSUAL di PORTAL – PORTAL BERITA ONLINE

Listiorini, Dina and Pramesti, Olivia Lewi PENELITIAN REPRESENTASI ISU HOMOSEKSUAL di PORTAL – PORTAL BERITA ONLINE. [Research]

[img] Text (Penelitian Ilmu Komunikasi)
KOM55702.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3791Kb)

Abstract

Penelitian ini mengambil tema Representasi Isu Homoseksual di Portal-Portal Berita Online. Penelitian ini menarik karena untuk melihat seberapa jauh media massa mengakomodir kaum minoritas khususnya kaum homoseksual. Secara khusus, penelitian ini bertujuan ingin mengetahui representasi isu homeseksual di portal-portal media online dan mengetahui konteks sosial masyarakat khususnya menyangkut kontroversi seksualitas dalam lingkup sosial, politik dan budaya yang mempengaruhi teks media. Objek penelitian ini adalah sembilan media online di Indonesia yang dibagi menjadi tiga kategori. Tiga kategori ini yakni 1) media Islam yang tidak memiliki versi cetak www.voa-islam.com, www.arrahmah.com, www.hidayatullah.com, www.islamedia.co, 2) media online yang memiliki edisi cetak berdasarkan ideologi media yaitu republika.co yang berideologi Islam, kompas.com yang mewakili ideologi Katolik, dan Tempo.co yang berideologi nasionalis, 3) media online umum yaitu detik.com dan merdeka.com. Subjek penelitiannya adalah berita mengenai kasus Dede Oetomo, aktivis gay yang dicalonkan menjadi anggota komisioner Hak Asasi Manusia(HAM) periode Januari hingga Oktober 2012. Penelitian ini merupakan kajian teks media dengan model analisis framing Robert Entman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga kategori media yang diteliti terdapat beberapa hasil sebagai berikut. Media dengan kategori media daring Islam yang tidak memiliki versi cetak, cennerung menonjolkan moralitas agama Islam dan memandang homoseksual sebagai suatu yang salah danmelanggar norma. Oleh karenanya, kaum homoseksual tidak berhak terlibat dalam proses politik. Sementara itu, media daring berbasis cetak dengan ideologi tertentu seperti Republika dan Kompas, memandang homoseksual sebagai sesuatu yang salah dan negatif. Kedua media ini tidak terlalu mendukung pencalonan Dede. Kategori media ketiga adalah media umum seperti merdeka.com dan detik.com, skala penolakan pencalonan Dede tidak terlalu kentara namun tidak banyak menyuarakan kebencian sperti pada media daring yang tidak berbasis cetak.

Item Type: Research
Uncontrolled Keywords: Homeseksual, online news, media framing
Subjects: Komunikasi > Kajian Media
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 29 Sep 2015 10:18
Last Modified: 29 Sep 2015 10:18
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/8046

Actions (login required)

View Item View Item