LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PELATIHAN ANIMASI DI YOGYAKARTA

Bonievacius, . (2011) LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PELATIHAN ANIMASI DI YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TA12335.pdf

Download (1715Kb)
[img] Text (Bab I)
1TA12335.pdf

Download (96Kb)
[img] Text (Bab II)
2TA12335.pdf

Download (790Kb)
[img] Text (Bab III)
3TA12335.pdf
Restricted to Registered users only

Download (74Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TA12335.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6Mb)
[img] Text (Bab V)
5TA12335.pdf

Download (1449Kb)

Abstract

Pelatihan animasi di Yogyakarta ini merupakan wadah bagi para peminat animasi untuk belajar animasi. Selain sebagai wadah belajar, Pelatihan animasi ini juga merupakan wadah informasi sehingga para peserta maupun peminat dapat bertukar informasi maupun mendapatkan informasi perkembangan animasi yang saat ini sudah merambah banyak bidang atau sudah banyak dimanfaatkan dalam dunia kerja maupun didunia hiburan. Sehingga dapat mngikuti perkembangan produksi animasi secara up to date. Dalam pelatihan ini, kegiatan utamanya adalah berlatih memproduksi animasi yang dilakukan secara bertahap dan pada proses itu sendiri, imajinasi peserta diperlukan, maka arsitektur bangunan hendaknya adalah rancangan yang mendukung terwujudnya suasana imajinatif melalui tatanan elemen arsitekturalterutama pada tatanan ruang dalam dan fasad bangunan. Ruang imajinatif dapat dijelaskan sabagai tempat yang terbentuk oleh elemen pembatas vertikal maupun horizontal yang dapat memicu daya imajinasi seseorang melalui pemglihatan, suara, penciuman, rasa, sentuhan, dan sensasi orang itu sendiri akan sesuatu imajineri-imajineri yang belum pernah dilihat atau dialami secara langsung berdasarkan kenyataan / pengalaman. Suatu ekspresi imajinatif dibentuk melalui suatu objek perangsang imajinasi pengamat. Dalam hal ini, imajinasi sebuah animasi dapat terbentuk melalui objek pengamatan yang direncanakan sedemikian rupa, sehingga dapat diamati dengan adanya prinsip Inbetween yang terjadi dari objek 2D dan 3D yang merupakan dimensi animasi yang diproduksi saaat ini. Dari prinsipprinsip tersebut kemudian ditransformasikan pada elemen pembentuk ruang. Dengan metoda perancangan transformasi yang merupakan suatu perubahan bertahap dari ide menjadi desain. Melalui bentuk arsitektural, diharapkan ekspresi imajinatif pada wadah Pelatihan Animasi Jogja dapat dicapai. Maka, rancangan wadah tersebut terlihat pada pengolahan elemen arsitektur seperti tata ruang dalam yang mampu medorong para animator dan calon animator untuk berimajinasi, serta tampilan/fasad bangunan yang mencerminkan kegiatan yang diwadahi oleh Pelatihan Animasi Jogja. Sebagai pendekatan dalam mewujudkan bangunan Pelatihan Animasi Jogja, akan digunakan metode transformasi dari elemen-elemen utama dalam pembentukan karakter animasi kedalam elemen-elemen arsitektural agar bentuk-bentuk yang imajinatif dapat dicapai.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 24 Apr 2013 09:17
Last Modified: 24 Apr 2013 09:17
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/832

Actions (login required)

View Item View Item