PENGARUH UKURAN RAJANGAN DAN BLANCHING RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza ROXB.) TERHADAP PEROLEHAN MINYAK ATSIRI

ANDRIANI, MARIA REDEMPTA CHRISTI (1999) PENGARUH UKURAN RAJANGAN DAN BLANCHING RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza ROXB.) TERHADAP PEROLEHAN MINYAK ATSIRI. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0BL00306.pdf

Download (281Kb)
[img] Text (Bab II)
1BL00306.pdf

Download (106Kb)
[img] Text (Bab II)
2BL00306.pdf

Download (740Kb)
[img] Text (Bab III)
3BL00306.pdf
Restricted to Registered users only

Download (100Kb)
[img] Text (Bab IV)
4BL00306.pdf
Restricted to Registered users only

Download (500Kb)
[img] Text (Bab V)
5BL00306.pdf

Download (378Kb)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukw•an rajangan dan blanching rimpang temulawak terhadap perolehan kembali minyak atsiri. Metode percobaan menggunakan faktorial 2 x 3 x 3 dengan rancangan dasar R L, yang masing-masing diulang 3 kali. Ada tidaknya beda nyata antar perlakuan dilakukan uji DMRT. Penet.apan kadar minyak atsiri dilakukan secara destilasi dengan variasi ukuran ketebalan rimpang 7 - 9 mm dan 14 - 16 mm, variasi konsentrasi Na2C03 0,01%, 0,03% dan 0,05% serta dengan variasi waktu blanching 0 menit, 5 menit dan 10 rnenit. Tujuan blanching adalah untuk menonaktifkan enzim-enzim yang terdapat di dalam bahan yang bertanggung jawab dalam proses oksidasi dan hidrolisis yang tidak dikehendaki serta untuk memperbaiki sifat fisika bahan seperti tekstur maupun kenampakan wama bahan. Penggunaan Na2C03 ini adalah sebagai zat wama, sehingga wama rimpang akru1 meqjadi lebih baik. Hasil yang diperoleh bahwa ukuranr jangan tipis (7- 9 mm) ka.dar minyak atsirinya lebih banyak daripada ukuran rajangan tebal (14 16 mm). Konsentrasi N C03 yang tinggi akru1 mempengaruhi kadar minyak atsiri dan kenampakan warna rimpang. Waktu blanching yang semakin lama menyebabkan penurunan kadar minyak atsiri. Pada interaksi ukuran rajangan tipis (7 - 9 mm) dan konsentrasi N C03 0,03% menghasitkan kadar minyak atsiri 14,53%. Interaksi antara' ukuran r angan tipis (7 - 9 mm) dengan lamanya waktu blanching 5 menit kadar minyak atsiri yang dihasilkan 13)1%. Interaksi konsentrasi N C03 0,03% dan waktu blanching 5 menit diperoleh kadar minyak atsiri terbesar, yaitu 12,98%. Pada interaksi antara ukuran rajangan, konsentrasi N8;!C03 dan lamanya waktu blanching menunjukkan tidak bedanyata.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Industri
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 20 May 2016 10:29
Last Modified: 20 May 2016 10:29
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9413

Actions (login required)

View Item View Item