PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK BANGUNAN TINGGI DI DKI JAKARTA

., PRIMAWARDANI (2017) PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK BANGUNAN TINGGI DI DKI JAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
TS150440.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
TS150441.pdf

Download (58kB)
[img] Text (BAB II)
TS150442.pdf

Download (242kB)
[img] Text (BAB III)
TS150443.pdf

Download (376kB)
[img] Text (BAB IV)
TS150444.pdf
Restricted to Registered users only

Download (492kB)
[img] Text (BAB V)
TS150445.pdf

Download (717kB)

Abstract

DKI Jakarta merupakan salah satu kota yang berkembang pesat di Indonesia dengan pembangunan pada sektor konstruksi yang banyak dijumpai. Pembangunan pada sektor konstruksi yang cukup signifikan terjadi pada pembangunan proyek bangunan tinggi yang memiliki peluang resiko kecelakaan kerja yang cukup besar. Sehingga Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat diperlukan dalam pembangunan proyek bangunan tinggi karena semakin tinggi bangunan tersebut akan semakin bahaya. Untuk meminimalisir resiko-resiko kecelakaan kerja pada proyek tersebut maka diterapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Oleh sebab itu, penelitian ini membahas mengenai tingkat kepentingan dan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek bangunan tinggi di DKI Jakarta serta kesesuaian antara tingkat kepentingan dan penerapan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan mendistribusikan kuesioner yang berpedoman pada PP No. 50 Tahun 2012. Metode pengelolahan data menggunakan analisis mean untuk meneliti tingkat kepentingan dan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta analisis Importance Perfomance Analysis (IPA) untuk mengetahui kesesuaian antara kepentingan dengan penerapan. Dari hasil analisis pada tingkat kepentingan SMK3, tujuan dan sasaran K3, alat pelindung diri, alat pengaman, dan anggaran yang dialokasikan untuk K3, membuat petunjuk yang harus dipatuhi oleh seluruh pekerja, orang lain selain pekerja yang berada diperusahaan, dan pihak yang terkait, tindakan perbaikan dilakukan segera pada saat ditemukan ketidaksesuaian terhadap persyaratan K3 hasil dari pemeriksaan, pengujian, dan pengukuran, serta perbaikan dan peningkatan kinerja dilakukan berdasarkan pertimbangan faktor internal dan eksternal dari perusahaan penting untuk diterapkan. Pada penerapannya yang paling utama adalah tujuan dan sasaran K3, membuat petunjuk K3 yang harus dipatuhi oleh seluruh pekerja, orang lain selain pekerja yang berada diperusahaan, dan pihak yang terkait, penyelidikan yang memadai dilaksanakan untuk menemukan penyebab permasalahan dari suatu insiden, serta peninjauan ulang terhadap penerapan SMK3 secara berkala. Pada kesesuaian antara kepentingan dan penerapan diperoleh mean tingkat kesesuaian sebesar 58,288%.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: bangunan tinggi, sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, PP no. 50 tahun 2012
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 23 Oct 2017 11:14
Last Modified: 23 Oct 2017 11:14
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/12631

Actions (login required)

View Item View Item