Pertukaran Sosial di Kelenteng Tjen Ling Kiong Poncowinatan Yogyakarta

Usadi, Heidyna Sekar (2021) Pertukaran Sosial di Kelenteng Tjen Ling Kiong Poncowinatan Yogyakarta. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (Heidyna Sekar Usadi)
16 100 6040 0.pdf

Download (629kB) | Preview
[img]
Preview
Text
16 100 6040 1.pdf

Download (482kB) | Preview
[img] Text
16 100 6040 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
16 100 6040 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (448kB)
[img]
Preview
Text
16 100 6040 4.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Tulisan ini bertujuan menganalisis wujud, alasan, proses dan struktur pertukaran sosial yang terjadi antara pengurus, pekerja dan umat di Kelenteng Tjen Ling Kiong Poncowinatan Yogyakarta. Penelitian dengan judul “Pertukaran Sosial di Kelenteng Tjen Ling Kiong Poncowinatan Yogyakarta” tersebut dilatar belakangi dengan ditemukannya persoalan tentang pendanaan sarana dan prasarana kelenteng. Kelenteng Tjen Ling Kiong sebagai bangunan cagar budaya DIY jarang menerima dana pengelolaan dari pihak yang menaungi. Pengeluaran dana untuk kelenteng kebanyakan dikeluarkan oleh pengurus inti. Studi terhadap permasalahan tersebut dengan menganalisis keterikatan anataraktor dalam pengelolaan kelenteng dilakukan dengan menggunakan teori pertukaran sosial. Metode kualitatif dilakukan dengan pengumpulan data melalui wawancara, obervasi dan pengumpulan data sekunder. Data penelitian didapatkan dari enam informan yang terlibat dalam pengelolaan kelenteng, yaitu dua pengurus, dua pekerja dan dua umat. Penelitian ini akan dianalisis dengan menggunakan studi literatur yang relevan serta teori pertukaran sosial dari Peter M. Blau tentang wujud pertukaran sosial, George C. Homans tentang proposisi fundamental dan Thibaut dan Kelley mengenai struktur pertukaran sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wujud pertukaran sosial yang terjadi adalah berbasis komitmen, jasa, kerjasama dan insidental, yang di dalamnya terdapat unsur cost, reward (instrinsik dan ekstrinsik) dan profit. Pertukaran sosial terjadi karena kepentingan keberlangsungan kelenteng dan kepentingan pribadi, baik rohani maupun ekonomi. Proses pertukaran dianalisis berdasarkan tiga bentuk proposisi, yaitu proposisi sukses, nilai dan rasionalitas. Struktur pertukaran sosial yang terjadi bersifat pertukaran sosial langsung (antara pengurus utama dan para pekerja) dan umum (antara pengurus utama, umat dan pekerja).

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Pengurus kelenteng, pekerja kelenteng, umat kelenteng, pertukaran sosial
Subjects: Sosiologi > Business
Divisions: Fakultas ISIP > Sosiologi
Depositing User: Editor 2 uajy
Date Deposited: 19 Nov 2021 12:47
Last Modified: 19 Nov 2021 12:47
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/25382

Actions (login required)

View Item View Item