Pajak Sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bantul Sebelum dan Sesudah Otonomi Daerah

., Rusdi (2005) Pajak Sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bantul Sebelum dan Sesudah Otonomi Daerah. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0EP08450.pdf

Download (232kB)
[img] Text (Bab I)
1EP08450.pdf

Download (265kB)
[img] Text (Bab II)
2EP08450.pdf

Download (300kB)
[img] Text (Bab III)
3EP08450.pdf
Restricted to Registered users only

Download (118kB)
[img] Text (Bab IV)
4EP08450.pdf
Restricted to Registered users only

Download (441kB)
[img] Text (Bab V)
5EP08450.pdf

Download (205kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) potensi pajak daerah sebagai sumber penerimaan pendapatan asli daerah di Kabupaten Bantul sebelum dan sesudah otonomi daerah dengan pendekatan potensi efisiensi, (2) potensi pajak daerah sebagai sumber penerimaan pendapatan asli daerah di Kabupaten Bantul sebelum dan sesudah otonomi daerah dengan pendekatan tingkat penumbuhan, (3) potensi pajak daeruh sebagai sumber penerimaan pendapatan asli daerah di Kabupaten Bantul sebelum dan sesudah otonomi daerah dengan pendekatan tingkat kontrbusi dan (4) potensi pajak daerah sebagai sumber penerimaan pendapatan asli daerah di Kabupaten Bantul sebelum dan sesudah otonomi daerah dengan pendekatan matriks potensi. Metode penelitian yang digunakan dalam riset ini adalah: (1) telaah/kajian literatur, (2) studi lapangan, dan (3) simulasi dcngan Model Potensi Efisiensi, Model Pertumbuhan, Model Kontribusi dan Model Matriks Potensi Pajak daerah Kabupaten Bantul. Ada empat temuan utama yang diperoleh dari penelitian ini. Pertama, potensi efisiensi pajak daerah kabupaten Bantul sebagian mengalami penurunan. Penurunan efisiensi ini terlihat dari tidak tercapainya target rata-rata pajak daerah yang ditentukan. Kedua, rata-rata potnsi pertumbuhan pajak daerah Kabupaten Bantul sebagian besar mengalami peningkatan setelah Undang-Undang Perpajakan Nomor 34 Tahun 2000. Ketiga, potensi kontribusi pajak daerah Kabupaten Bantul bampir semua mengalami penurunan baik scbelum maupun sesudah pemberlakuan Undang-Undang Perpajakan Nomor 34 Tahun 2000. Terakhir, tingkat matriks potensi pajak daerah Kabupaten Bantul sebagian besar tidak stabil, hal ini karena tingkat pertumbuhan menurun dan tidak berpotensi memberikan kontribusi kepada pendapatan daerah.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: pajak daerah, PAD, potensi dan otonomi daerah.
Subjects: Ilmu Ekonomi > Moneter
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 17 May 2016 12:40
Last Modified: 17 May 2016 12:40
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9391

Actions (login required)

View Item View Item