HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN TINGKAT MOTIVASI KERJA (Kasus di SPPBE PT.Kayu Lima Utama Magelang)

CHRYSANINTA, THERESIA MARRIE ROSARI (2010) HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN TINGKAT MOTIVASI KERJA (Kasus di SPPBE PT.Kayu Lima Utama Magelang). S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0KOM02730.pdf

Download (1045Kb)
[img] Text (Bab I)
1KOM02730.pdf

Download (183Kb)
[img] Text (Bab II)
2KOM02730.pdf
Restricted to Registered users only

Download (74Kb)
[img] Text (Bab III)
3KOM02730.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276Kb)
[img] Text (Bab IV)
4KOM02730.pdf

Download (4Mb)

Abstract

Proses komunikasi tidak akan lepas dari suatu organisasi. Organisasi dapat hidup dan berjalan dengan baik ketika proses komunikasi internal dijalankan secara baik dan harmonis.Hal ini dikarenakan proses komunikasi yang bersifat positif dapat mempengaruhi tingkat motivasi kerja anggota internal di dalam organisasi tersebut. Penelitian skripsi dengan judul “Hubungan Antara Intensitas Komunikasi Interpersonal dan Tingkat Motivasi Kerja (Kasus di SPPBE PT. Kayu Lima Utama Magelang)” ini bertujuan untuk mengetahui hubungan diantara kedua variabel tersebut. Peneliti menentukan lokasi penelitian di SPPBE PT.Kayu Lima Utama Magelang dengan subyek penelitiannya adalah seluruh anggota internal di organisasi tersebut. Jumlah total anggota internal yang bekerja di SPPBE yaitu sebanyak 35 individu. Peneliti memutuskan untuk menggunakan seluruh populasi tersebut untuk diteliti. Peneliti menggunakan metode penelitian sensus untuk menemukan suatu data di suatu lingkup lingkungan masyarakat / komunitas tertentu. Sebagai landasan dasar dari penelitian ini, peneliti menggunakan teori dasar mengenai definisi suatu organisasi, komunikasi organisasi, komunikasi interpersonal, dan teori motivasi. Teori pokok yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi interpersonal. Hal ini digunakan peneliti sebagai acuan untuk mengetahui tingkat intensitas komunikasi interpersonal yang terjadi di dalam organisasi. Berdasar pada kerangka teori tersebut, peneliti menurunkannya menjadi tiga variabel, yaitu intensitas komunikasi interpersonal sebagai variabel independen, tingkat motivasi kerja sebagai variabel dependen, dan tingkat kepercayaan sebagai variabel intervening. Peneliti melakukan uji validitas, uji reliabilitas, uji distribusi frekuensi, analisis korelasi product moment, dan analisis korelasi parsial sebagai dasar dari proses analisa data. Untuk keperluan proses analisa data tersebut, peneliti menggunakan aplikasi program SPSS.15. Berdasar pada hasil olah data dengan menggunakan SPSS.15 diketahui bahwa korelasi antara variabel dan variabel Y menggunakan korelasi Perason (r) adalah 0,583 dengan signifikansi 0,000. Sehingga dapat dinyatakan hubungan antara intensitas komunikasi interpersonal dan tingkat motivasi kerja berada pada tingkat yang kuat. Untuk hasil korelasi Parsial ditentukan bahwa hubungan antara intensitas komunikasi interpersonal dan tingkat motivasi kerja setelah dikontrol oleh tingkat kepercayaan tetap menunjukkan adanya hubungan walaupun nilai korelasi (r) menjadi sedikit menurun. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara intensitas komunikasi interpersonal dan tingkat motivasi kerja terbukti dengan hasil dan analisis data yang dilakukan oleh peneliti.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: komunikasi organisasi, intensitas komunikasi interpersonal, tingkat motivasi kerja, tingkat kepercayaan, dan analisis korelasi.
Subjects: Komunikasi > Public Relations
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 29 May 2013 09:05
Last Modified: 29 May 2013 09:05
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1886

Actions (login required)

View Item View Item