LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PEREMAJAAN PASAR BRINGHARJO YOGYAKARTA

Pertiwi, Kristiana (2013) LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PEREMAJAAN PASAR BRINGHARJO YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TA11703.pdf

Download (499Kb)
[img] Text (Bab I)
1TA11703.pdf

Download (877Kb)
[img] Text (Bab II)
2TA11703.pdf

Download (5Mb)
[img] Text (Bab III)
3TA11703.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2072Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TA11703.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4006Kb)
[img] Text (Bab V)
5TA11703.pdf

Download (4Mb)

Abstract

Pasar modern yang kini hadir di tengah masyarakat bak tumbuhnya jamur di musim hujan, telah mampu menandingi pasar tradisional yang pada umumnya memiliki kesan kumuh, becek dan kotor. Pasar tradisional sebagai model tempat perbelanjaan awal yang ada di negeri ini, perkembangannya tidak cukup signifikan, jika dibandingkan dengan perkembangan pasar modern. Sebagai simbol identitas bangsa, pasar tradisional perlu melakukan peningkatan kualitas fisik dan non fisiknya demi menyesuaikan perkembangan jaman sehingga dapat bersaing dengan pasar modern. Ketidakmampuan pasar tradisional dalam menghadirkan kondisi fisik yang serupa atau bahkan lebih baik dari pasar modern karena di pasar tradisional batasan-batasan terhadap kewenangan pedagang dalam mempersiapkan, mendisplay dan menyimpan barang dagangannya tidak tercantum dalam aturan yang jelas dan mengikat. Pasar Bringharjo merupakan pasar terbesar dan tertua, juga sebagai pasar induk di kota ini, dan pada masa penjajahan, pasar ini mendapatkan julukan sebagai Passer Op van Java, yang mempunyai arti pasar terindah di Pulau Jawa. Usianya yang telah berumur 50 tahun atau lebih, atau mewakili masa gaya bangunan yang khas dan mewakili masa gaya bangunan yang berumur 50 tahun atau lebih, serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan menjadikan bangunan ini dikategorikan sebagai bangunan cagar budaya. Pasar ini telah mengalami peningkatan kegiatan dan berakibat pada penggunaan ruang-ruang yang tak terbangun sebagai fasilitas tambahan dalam menampung peningkatan kegiatan dan pengguna di pasar ini. Hasilnya terjadi ketidaksesuaian penggunaan ruang dengan jumlah kegiatan dan jumlah ruang sehingga muncul kesan semrawut pada pasar ini. Dengan demikian usaha untuk melakukan peremajaan bangunan ini diharapkan dapat menghilangkan kesan negatif yangmelekat pada bangunan ini sebagai bagian dari pasar tradisional. Usaha peremajaan dengan mengedepankan keteraturan pengelolaan ruang dan penciptaan kenyamanan penghawaan dan pencahayaan ruang dalam pasar dengan mengacu pada prosedur konservasi bangunan cagar budaya harapannya akan menjadikan pasar ini sebagai kebanggaan dan panutan bagi negeri ini.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : persaingan, pasar tradisional, kumug, becek, semrawut, pasar bringharjo, peremajaan, cagar budaya.
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 08 Nov 2013 09:05
Last Modified: 08 Nov 2013 09:05
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/4224

Actions (login required)

View Item View Item