EVALUASI FEE KONSULTAN PERENCANA BERDASARKAN KINERJA

Sembiring, Andriano E. (2006) EVALUASI FEE KONSULTAN PERENCANA BERDASARKAN KINERJA. S2 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0MTS01009.pdf

Download (341Kb)
[img] Text (Bab I)
1MTS01009.pdf

Download (99Kb)
[img] Text (Bab II)
2MTS01009.pdf

Download (900Kb)
[img] Text (Bab III)
3MTS01009.pdf
Restricted to Registered users only

Download (84Kb)
[img] Text (Bab IV)
4MTS01009.pdf
Restricted to Registered users only

Download (528Kb)
[img] Text (Bab V)
5MTS01009.pdf

Download (2084Kb)

Abstract

Merupakan hal yang wajar bagi para klien industri konstruksi untuk menggunakan jasa konsultan dalam kegiatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dasar-dasar penentu fee konsultan selama tahap desain proyek, untuk mengidentifikasi kinerja konsultan perencana berdasarkan persepsi konsultan selama tahap konstruksi (yang meliputi studi kelayakan, desain, penawaran, proses konstruksi, dan masa paska konstruksi), dan untuk mengidentifikasi kinerja umum dari konsultan perencana. Populasi responden yang dikumpulkan untuk riset ini adalah konsultan perencana yang bekerja di 3 kota di Indonesia: Jakarta, Medan, dan Yogyakarta. Mereka dipilih secara acak dan terdiri dari beragam konsultan dari latar belakang multi disiplin seperti konsultan arsitektur, insinyur sipil dan mekanikal elektrikal, sampai konsultan manajemen konstruksi. Data responden dikumpulkan oleh surveyor dalam bentuk kuesioner dan wawancara langsung. Kuesioner diajukan dalam bentuk estimasi biaya konsultan perencana dan evaluasi kinerja konsultan perencana. Data responden telah dianalisa dengan beberapa teori yang berkaitan dengan fee konsultan dan riset ini dirangkum menjadi beberapa kesimpulan. Data tersebut disusun menurut rangking dan terdiri dari dasar-dasar penentu fee konsultan, jenis pembayaran, fee konsultan, serta kinerja umum konsultan. Berdasarkan analisa fee konsultan, faktor penentu fee dibagi menjadi 2 bagian: proyek pemerintah dan proyek swasta. Faktor penentu dalam proyek pemerintah adalah (hourly rate basis), rata-rata hari kerja (daily rate basis), persentase nilai proyek (percentage of construction costs), dan harga yang telah di sepakati (cost plus fixed fee). Sementara elemen utama dalam menetapkan fee konsultan dalam proyek swasta meliputi harga yang telah di sepakati (cost plus fixed fee), harga keseluruhan (lump sum), persentase nilai proyek (percentage of construction costs), rata-rata jam kerja (daily rate basis), dan rata-rata hari kerja (hourly rate basis). Besarnya fee konsultan perencana berdasarkan waktu kerja berkisar antara Rp.51.000,- s/d Rp.100.000,- per jam, atau antara Rp. 250,000 sampai Rp. 500,000 per hari. Sistem pembayaran fee konsultan yang banyak diterapkan adalah sistem uang muka (down payment) setelah kontrak ditandatangani dan termin pembayaran berdasarkan prestasi. Besar fee konsultan perencana berdasarkan persentase nilai proyek adalah sebesar 1% - 3% dari total biaya proyek konstruksi. Evaluasi kinerja umum konsultan pada setiap tahap konstruksi mulai dari langkah studi kelayakan, desain, penawaran, konstruksi, sampai paska konstruksi merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Secara umum, terdapat beberapa faktor evaluasi kinerja konsultan dari persepsi konsultan yang sangat penting seperti sumber daya konsultan dan kerjasama konsultan.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: konsultan perencana, fee konsultan, kinerja konsultan
Subjects: Magister Teknik Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Pasca Sarjana > Magister Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 11 Sep 2015 08:42
Last Modified: 22 Sep 2015 09:39
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/7917

Actions (login required)

View Item View Item