SAYA VEGAN

Satwiko, Prasasto (2012) SAYA VEGAN. Penerbit Kanisius, Yogyakarta. ISBN 978-979-21-3122-2

[img] Text
Saya Vegan.pdf

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
6. Saya Vegan.pdf

Download (71kB) | Preview

Abstract

Tahun 2005 Sri Sultan Hamengku Buwono X member perintah kontroversial: ”Buatlah sayur lodeh dengan sembilan macam sayur untuk menolak badai!” Tahun 2007 Dr Rejendra Pachauri, pemenang nobel perdamaian dan ketua Inter-governmental Panel on Climate Change (IPCC) memberi tips mengatasi perubahan iklim (1) Berhentilah makan daging (2) Pakailah sepeda dan (3) Jadilah konsumen yang bijak. Tahun 2010, United Nations Environment Programme (UNEP) menegaskan bahwa cara paling efektif untuk mengatasi masalah lingkungan adalah bila manusia beralih ke makanan berbasis tanaman. Sebenarnya, berates tahun sebelumnya, para cerdik pandai seperti Phytagoras (bapak vegetarian), Socrates, Leonardo daVinci, Isaac Newton sudah bervegetarian. Bahkan Albert Einstein mengatakan: “Tidak ada yang lebih menguntungkan bagi kesehatan manusia dan meningkatkan kesempatan mempertahankan kehidupan di bumi sebanyak evolusi ke menu nabati.” Kita sering marah ketika makhluk kecil seperti tikus dan wereng mampu merusak berhektar-hektar tanaman pangan. Tetapi kita tidak menyadari bahwa kita, manusia, yang mengklaim jauh lebih pintar dan bijak daripada binatang tersebut telah membawa berbagai masalah bagi diri sendiri dan bumi melalui pola makan berbasis hewani. Tahun 2011, jumlah penduduk dunia menembus angka 7 miliar dan mengkonsumsi 55 miliar hewan per tahun. Itu belum termasuk ribuan ton hewan laut dan air tawar yang dikonsumsi per tahun. Padahal, para ahli kesehatan telah menyimpulkan bahwa manusia tidak perlu tergantung dari makanan berbasis hewani, karena padi-padian, sayur-sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan telah cukup memenuhi kebutuhan tubuh bertumbuh dan berkembang. Buku ini meringkas fakta-fakta tentang hubungan pola makan dengan krisis multi dimensi yang kita hadapi saat ini dan bagaimana bervegetarian yang benar dapat menjadi cara efisien dan efektif menanggulanginya. Skala krisis yang kita hadapi saat ini begitu besar, sehingga hanya dengan bantuan Anda, pribadi-pribadi yang terbuka dan mau berubah, krisis multi-dimensi yang kita hadapi dapat ditanggulangi bersama.

Item Type: Book
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 24 Nov 2016 07:59
Last Modified: 04 Jul 2019 07:17
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/10817

Actions (login required)

View Item View Item