SISTEM PENGELOLAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KAOS SABLON DI UMK KLINIKSANDANG PRODUCTION

Tampubolon, Robert Parlindungan (2021) SISTEM PENGELOLAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KAOS SABLON DI UMK KLINIKSANDANG PRODUCTION. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (Robert Parlindungan Tampubolon)
17 06 091621.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
17 06 091622.pdf

Download (357kB) | Preview
[img] Text
17 06 091623.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB)
[img] Text
17 06 091624.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB)
[img] Text
17 06 091625.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB)
[img] Text
17 06 091626.pdf
Restricted to Registered users only

Download (588kB)

Abstract

UMK Kliniksandang Production merupakan industri kecil yang bergerak di bidang konveksi. Permasalahan utama yang dihadapi UMK ini yaitu tidak menerapkan pengelolaan persediaan yang baik pada persediaan kain combed 24s. Selama ini pemesanan kain dilakukan ketika adanya pesanan saja tanpa menyimpan persediaan kain. Hal ini terkadang mengakibatkan pekerjaan menjadi terburu-buru karena pengerjaan dapat dimulai ketika kain yang dipesan telah tersedia. Kain yang dianalisis merupakan warna yang paling sering dipesan menurut pemilik UMK ini. Warna kain yang dianalisis yaitu warna putih, hitam, navy, dan abu-abu. Untuk mengatasi permsalahan yang ada, penelitian ini menggunakan model Economic Order Quantity Multi item dengan mempertimbangkan diskon. Model ini diharapkan dapat memecahkan permasalahan yang ada dengan biaya yang dikeluarkan seminimal mungkin. Model ini akan menentukan jumlah pemesanan dan waktu pemesanan yang optimal. Untuk menentukan total biaya persediaan, penelitian ini melakukan uji implementasi menggunakan Model Q dan Model P. Keputusan melakukan pemesanan pada Model Q dengan mempertimbangkan titik pemesanan, sedangkan Model P dengan periode pemesanan yang telah ditentukan. Model pengelolaan persediaan terbaik bagi UMK Kliniksandang Production yang dihasilkan dari penelitian ini yaitu Model P dengan periode 1 bulan. Total biaya persediaan yang dikeluarkan sebesar Rp.39.702.206,74 dengan biaya pembelian sebesar Rp.39.536.191,67, biaya simpan Rp.83.277,51 dan biaya pesan sebesar Rp.82.737,56. Model ini dapat menghemat pengeluaran sebesar 13,32% dari kebijakan awal. Namun, terdapat kelemahan model ini yaitu sering terjadi kekurangan persediaan. Karena kebijakan UMK yang memberi batas pengerjaan kaos paling lama yaitu 14 hari, maka tidak terjadi masalah apabila terjadi kekurangan persediaan karena konsumen dapat tetap menunggu selama tidak melebihi hari yang telah ditentukan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Persediaan, Economic Order Quantity, Multi Item Pemasok Tunggal, Diskon, Model Q, Model P.
Subjects: Teknik Industri > Industri
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Depositing User: editor2 dua uajy
Date Deposited: 05 Aug 2021 22:30
Last Modified: 05 Aug 2021 22:30
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/24431

Actions (login required)

View Item View Item