PEMERIKSAAN DAN ANALISIS PENILAIAN SERTA PENANGANAN KERUSAKAN JEMBATAN (Studi Kasus Proyek Jembatan Bulo Bulondu Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo)

Muharani R, Innashafa and Ompusunggu, Junius and Salnovarolla, Gregananda (2024) PEMERIKSAAN DAN ANALISIS PENILAIAN SERTA PENANGANAN KERUSAKAN JEMBATAN (Studi Kasus Proyek Jembatan Bulo Bulondu Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (INNASHAFA MUHARANI R, JUNIUS OMPUSUNGGU dan GREGANANDA SALNOVAROLLA)
200218098 200218135 200218162_Bab 0.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
200218098 200218135 200218162_Bab 1.pdf

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
200218098 200218135 200218162_Bab 2.pdf

Download (740kB) | Preview
[img] Text
200218098 200218135 200218162_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (673kB)
[img] Text
200218098 200218135 200218162_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (514kB)
[img] Text
200218098 200218135 200218162_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (472kB)
[img] Text
200218098 200218135 200218162_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Jembatan Bulo Bulondu merupakan jembatan yang berada di Kabupaten Bone Bolango sebagai penghubung antara Kecamatan Suwawa dengan Kecamatan Suwawa Selatan. Jembatan Bulo Bulondu berperan dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antara Kecamatan Suwawa dengan Kecamatan Suwawa Selatan. Saat ini, warga setempat menggunakan jasa ojek perahu dan mengeluarkan ongkos untuk menyeberang dari Kecamatan Suwawa dan Kecamatan Suwawa Selatan. Saat ini, kondisi Jembatan Bulo Bulondu memerlukan monitoring dan evaluasi dalam menentukan kelayakan pakai jembatan. Proses monitoring dan evaluasi dibantu dengan sumber data yang ada dan penelitian secara langsung di lapangan. Pada penelitian ini, akan menghasilkan beberapa rencana terkait kemungkinan perbaikan jembatan hingga penanganan dampak dari kerusakan di sekitar jembatan melihat potensi bahaya tebing longsor pada sisi selatan jembatan akibat gerusan air sungai yang sekaligus bisa menjadi rekomendasi tindakan bagi pihak pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Acuan-acuan aturan yang digunakan dalam penelitian ini, seperti Pedoman Pemeriksaan Jembatan No. 01/P/BM/2022, SNI T-12-2004, dan Buku Saku Penjelasan Pedoman Pemeriksaan Jembatan 202. Dalam praktiknya, penelitian ini mengacu pada Bridge Management System (BMS) yang memiliki peran penting untuk melakukan monitoring dan evaluasi terkait proyek Jembatan Bulo Bulondu.Tugas akhir ini akan mengeksplorasi potensi penerapan Bridge Management System dalam lingkup studi sistem informasi mengenai kelayakan jembatan. Metode yang digunakan yaitu metodologi kuantitatif dengan menggunakan data berupa angka untuk menganalisis penilaian kondisi Jembatan Bulo Bulondu dengan pedoman BMS. Pada pemodelan struktur secara visual terkait kondisi eksisting Jembatan Bulo Bulondu, didapatkan bahwa ukuran-ukuran baja seperti pelat buhul dan gelagar yang digunakan berbeda-beda dan ditemukan balok tepi yang digunakan menggunakan ukuran yang berbeda-beda juga. Monitoring yang dilakukan dengan pengecekan elemen-elemen struktural dan non struktural ditemukan ketidaksesuaian dengan standar yang ada. Penggunaan Bridge Management System dalam upaya monitoring jembatan menghasilkan temuan-temuan bahwa kondisi elemen buruk. Pada pengecekan kondisi elemen di lapangan dapat disimpulkan bahwa, kondisi elemen keseluruhan jembatan eksisting mendapatkan nilai kondisi sebesar 5. Berdasarkan pemeriksaan dan penilaian yang dilakukan dengan metode Bridge Management System (BMS), nilai kondisi Jembatan Bulo Bulondu pada level 1 (NK = 5) dengan nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa jembatan tersebut tergolong sudah tidak layak digunakan (kritis) sehingga diperlukan penggantian termasuk penggandaan elemen. Rekomendasi perbaikan dengan menggunakan kembali rangka baja yang masih layak pada jembatan lama dan melakukan perbaikan penerusan oprit sepanjang 30 m dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp5.199.572.965. Selain itu, perlu dilakukan pemeliharaan secara berkala pada komponen elemen-elemen struktural dan non struktural.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Bridge Management System, Jembatan, Rencana Anggaran Biaya
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi

Sipil > Struktur
Sipil > Struktur

Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor 3 uajy
Date Deposited: 06 Mar 2024 17:51
Last Modified: 06 Mar 2024 17:51
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/31365

Actions (login required)

View Item View Item