ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE PADA TAYANGAN ROASTING STAND UP COMEDY KIKY SAPUTRI TERHADAP ANIES BASWEDAN DALAM PROGRAM LAPOR PAK! TRANS7 OFFICIAL

SALSABILA, . (2024) ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE PADA TAYANGAN ROASTING STAND UP COMEDY KIKY SAPUTRI TERHADAP ANIES BASWEDAN DALAM PROGRAM LAPOR PAK! TRANS7 OFFICIAL. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (SALSABILA)
190907098 0.pdf

Download (589kB) | Preview
[img]
Preview
Text
190907098 1.pdf

Download (655kB) | Preview
[img]
Preview
Text
190907098 2.pdf

Download (363kB) | Preview
[img] Text
190907098 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (552kB)
[img]
Preview
Text
190907098 4.pdf

Download (575kB) | Preview

Abstract

Makna atas tanda dalam semiotika bukan merupakan milik tanda itu sendiri,melainkan bermula dari konteks di mana tanda tersebut diciptakan dan tertanam.Proses penggunaan bahasa dalam materi kritik kepada aktor politik melaluiroasting digunakan untuk memproduksi makna yang dapat dibongkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan analisis Semiotika John Fiske menggunakan komponen level realitas, level representasi, dan level ideologipada tayangan roasting stand up comedy Kiky Saputri terhadap Anies Baswedandalam Program Lapor Pak! (09/11/21) part 4 Trans7 Official. Acara Lapor Pak! sendiri mengusung konsep komedi varietas yang menghibur dan kritis melaluigelar wicara dan sketsa dalam setting tempat kantor polisi. Salah satu konsep acaranya yakni menampilkan adegan interogasi kepada bintang tamu dalamruangan yang tertutup. Komika Program Lapor Pak! bernama Kiky Saputri akanmelakukan kritik sosial terhadap figur terkenal. Selain itu, kritik politis dilontarkan kepada bintang tamu seorang pejabat mengenai isu kebijakanpemerintahan dengan komedi satire berupa roasting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis teks media melalui modelSemiotika John Fiske. Penelitian kualitatif dalam penelitian ini menjelaskan mengenai fenomena sosial politik secara mendalam dengan pengumpulan data menyeluruh. Terdapat prinsip dasar analisis teks yang disebut sebagai polisemi,yakni keanekaragaman makna sebuah penanda. Semiotika dalam studi mediamassa dan media baru tidak hanya terbatas pada kerangka teori semata, tetapi sekaligus menjadi metode analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa roastingKiky Saputri terhadap Anies Baswedan menggunakan berbagai tanda dan simboluntuk menyampaikan kritik politis. Tanda-tanda tersebut meliputi tanda verbal, nonverbal, dan kontekstual. Level realitas roasting Kiky Saputri terhadap AniesBaswedan hadir dengan expression (ekspresi), gesture (gerakan/bahasa tubuh),appearance (penampilan), dan speech (cara bicara). Representasi kritik politiskemudian berlanjut dengan hadirnya kajian level representasi yakni narrative(narasi, dalam hal ini bit materi), casting (peran), camera (kamera), dan lighting(pencahayaan). Terakhir, level ideologi menjadi sekumpulan konsep atau gagasan dalam kode, teks, simbol, dan tanda yang telah diterima dan dimaknai pada dualevel sebelumnya, yang kemudian diatur ke dalam koherensi atau penerimaansosial oleh perspektif ideologis. Penelitian ini menghadirkan representasi sosialdan pesan politik melalui komedi roasting, yakni ideologi nasionalisme danideologi skeptisisme.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Roasting, Semiotika John Fiske, The Codes of Television
Subjects: Komunikasi > Kajian Media
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor 6 uajy
Date Deposited: 07 Mar 2024 17:45
Last Modified: 07 Mar 2024 17:45
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/31381

Actions (login required)

View Item View Item