Tambunan, Morrison Jonathan (2024) MOTIF DAN KEPUASAN PEREMPUAN GENERASI Y DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENGGUNAKAN APLIKASI KENCAN BUMBLE. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
![]() |
Text (Morrison Jonathan Tambunan)
190906925_Bab 0.pdf Download (644kB) |
![]() |
Text
190906925_Bab 1.pdf Download (986kB) |
![]() |
Text
190906925_Bab 2.pdf Download (704kB) |
![]() |
Text
190906925_Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (936kB) |
![]() |
Text
190906925_Bab 4.pdf Download (2MB) |
Abstract
Aplikasi kencan Bumble merupakan aplikasi kencan yang melabelkan diri sebagai platform kencan yang sepenuhnya mendukung feminisme dengan tujuan untuk mengubah dinamika yang terjadi dalam dunia aplikasi kencan. Lebih lanjut penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui motif menggunakan aplikasi kencan Bumble serta tingkat kepuasan yang diperoleh pengguna aplikasi kencan Bumble. Landasan teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori uses and gratification 2.0 yang dikemukan Sundar dan Limperos pada tahun 2013 yang dikenal sebagai model MAIN yang terdiri dari Modality, Agency, Interactivity, dan Navigability yang merupakan konsep yang telah diuji didalam penelitian ini. Jenis pada penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan metode survei dengan proses penyebaran kuesioner secara online kepada 100 responden sesuai kriteria penelitian yang merupakan perempuan generasi Y di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam menentukan motif yang melatarbelakangi pengguna aplikasi kencan Bumble peneliti melihat frekuensi hasil tertinggi dari masing-masing indikator yang disediakan dalam kuesioner. Selanjutnya dalam menentukan kepuasan peneliti membandingkan nilai rata-rata gratification sought dan Gratification Obtained, serta melakukan analisis dengan teknik analisis paired t-test. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan antara motif modality, agency, dan navigability. Indikator modality dan navigabiity menunjukkan kepuasan karena nilai rata-rata motifnya lebih rendah daripada kepuasannya. Sedangkan, indikator agency menunjukkan ketidakpuasan karena nilai rata-rata motifnya lebih besar daripada kepuasannya. Pada indikator interactivity, peneliti menemukan bahwa nilai rata-rata motif dan kepuasan sama, sehingga dapat dikatakan kepuasan telah terpenuhi. Hasil hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara motif dengan kepuasannya perempuan generasi Y di DIY dalam menggunakan aplikasi kencan Bumble. Dalam Penelitian ini menunjukan bahwa secara umum perempuan generasi Y di D.I. Yogyakarta memperoleh kepuasan dalam menggunakan aplikasi kencan Bumble.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Uses and Gratification 2.0, Motif, Kepuasan, Aplikasi Kencan Bumble |
Subjects: | Komunikasi > Advertising |
Divisions: | Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi |
Depositing User: | Editor 3 uajy |
Date Deposited: | 06 Mar 2025 12:11 |
Last Modified: | 06 Mar 2025 12:11 |
URI: | http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/33640 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |