STUDI GENDER TENTANG GAYA KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN (Studi Kasus pada Rektor Universitas Mercu Buana Yogyakarta dan Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta)

., PASKALIA (2015) STUDI GENDER TENTANG GAYA KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN (Studi Kasus pada Rektor Universitas Mercu Buana Yogyakarta dan Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta). S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0KOM04369.pdf

Download (2MB)
[img] Text (Bab I)
1KOM04369.pdf

Download (709kB)
[img] Text (Bab II)
2KOM04369.pdf

Download (467kB)
[img] Text (Bab III)
3KOM04369.pdf
Restricted to Registered users only

Download (278kB)
[img] Text (Bab IV)
4KOM04369.pdf

Download (293kB)

Abstract

Laki-laki maupun perempuan memiliki perbedaan peran, dimana peran tersebut muncul sebagai hasil konstruksi dari masyarakat. Apabila laki-laki maupun perempuan menjadi seorang pemimpin tentu akan memiliki gaya komunikasi kepemimpinan yang berbeda. Perbedaan tersebut muncul karena adanya beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti situasi organisasi, latar belakang budaya yang mencakup pengetahuan, pendidikan, dan sikap. Gaya komunikasi kepemimpinan merupakan cara mentransfer makna yang sengaja dan dikendalikan oleh rektor dalam mempengaruhi perseorangan maupun kelompok di universitas menggunakan keterampilan dan sumber daya komunikasi yang lengkap diwujudkan secara nyata melalui karakter, orientasi, partisipasi, dan arah komunikasi untuk mengatasi gangguan, membuat dan menyampaikan pesan yang menuntun, mengontrol, mengarahkan, serta mendorong orang lain untuk melakukan tindakan. Gaya komunikasi kepemimpinan yang dimiliki perempuan lekat dengan karakter tegas disiplin, dan formal. Perempuan cenderung memiliki orientasi kerja. Sedangkan, laki-laki memiliki karakter tegas, ramah/luwes, dan informal. Orientasi yang dibangun pada tataran hubungan. Baik laki-laki/ perempuan menggunakan komunikasi satu arah sekaligus dua arah, serta dapat terbuka sekaligus tertutup terhadap partisipasi. Studi gender ini dilakukan dalam rangka menganalisis perbedaan gaya komunikasi kepemimpinan yang dimiliki oleh laki-laki dan perempuan berdasarkan pada kapital budaya. Laki-laki cenderung transaksional dan demokratik pada masa sulit, sedangkan perempuan cenderung transaksional dan otokratik. Di luar masa sulit, perempuan dan laki-laki menerapkan kepemimpinan demokratik dan transformasional. Penelitian ini dilakukan sebagai studi gender yang memberikan gambaran bahwa perempuan memilki kemampuan dan kekuatan dalam gaya komunikasi kepemimpinannya.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: gaya komunikasi kepemimpinan, laki-laki, perempuan, studi gender
Subjects: Komunikasi > Public Relations
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 24 May 2016 11:03
Last Modified: 24 May 2016 11:03
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9442

Actions (login required)

View Item View Item