PENENTUAN PRIORITAS PERBAIKAN PREFORMANSI MANAJEMEN PROYEK MENGGUNAKAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS

Sulaksono, Agung (2007) PENENTUAN PRIORITAS PERBAIKAN PREFORMANSI MANAJEMEN PROYEK MENGGUNAKAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TI02866.pdf

Download (165Kb)
[img] Text (Bab I)
1TI02866.pdf

Download (81Kb)
[img] Text (Bab II)
2TI02866.pdf

Download (64Kb)
[img] Text (Bab III)
3TI02866.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TI02866.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394Kb)
[img] Text (Bab V)
5TI02866.pdf
Restricted to Registered users only

Download (342Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TI02866.pdf

Download (1108Kb)

Abstract

Penilaian performansi manajemen proyek diperlukan untuk mengukur kesuksesan pada proyek-proyek yang dikerjakan, agar performansi pada proyek-proyek yang akan datang dapat ditingkatkan menjadi lebih baik. PT Hardi Agung Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi mekanikal, elektrikal, dan air conditioning. Untuk meningkatkan kesuksesan pada setiap proyek yang akan dicapai, PT. Hardi Agung Perkasa harus dapat menilai sendiri performansi manajemen proyeknya untuk menemukan masalah-masalah performansi manajemen proyek yang terjadi dan memiliki prioritas terbesar. Penelitian dilakukan pada proyek The City Resort Residences, dengan pekerjaan pemasangan instalasi mekanikal dan elektrikal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan atribut-atribut perbaikan performansi manajemen proyek dan prioritas kebijakan perbaikan oleh perusahaan. Penilaian dilakukan dengan model Project Management Performance Assessment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam atribut perbaikan performansi manajemen proyek, yaitu kemauan manager proyek untuk membina dan melatih tim proyek (2,75), pengembangan dan pelatihan karyawan/staff proyek (2,83), tingkat kedisiplinan karyawan pada prosedur yang berlaku (2,83), pengelolaan sumber daya manusia, pengelolaan risiko (2,92), dan pengembangan performansi dalam diri setiap individu (2,92) Sedangkan prioritas kebijakan perusahaan didapatkan dengan metode Analytic Hierarchy Process, dengan urutan dari yang tertinggi, yaitu perbaikan metode kerja bagi karyawan (0,257), pengajuan kompensasi kepada owner ( 0,224), briefing dan evaluasi progress proyek (0,164), eningkatan inspeksi/pengawasan di lapangan (0,159), pelatihan dan pengarahan tim proyek sebelum proyek dimulai (0,113), dan peningkatan penghargaan (0,086

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Manajemen Proyek, Project Management Performance Assessment, Analytic Hierarchy Process
Subjects: Teknik Industri > Sistem Kerja
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 20 May 2013 11:12
Last Modified: 20 May 2013 11:12
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1542

Actions (login required)

View Item View Item