IDENTIFIKASI ISU SEKSUALITAS REMAJA PEREMPUAN DALAM FILM DEAR DAVID

ANG, MARVELIN (2023) IDENTIFIKASI ISU SEKSUALITAS REMAJA PEREMPUAN DALAM FILM DEAR DAVID. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (MARVELIN ANG)
190906832 0.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
190906832 1.pdf

Download (22MB) | Preview
[img]
Preview
Text
190906832 2.pdf

Download (950kB) | Preview
[img] Text
190906832 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (15MB)
[img]
Preview
Text
190906832 4.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Wacana seksualitas adalah hal yang dianggap tabu dan bukanlah hal yang dapat diperbincangkan secara terbuka di lingkungan masyarakat. Seksualitas memiliki pengertian yang berbeda dengan seks, di mana seksualitas menyangkut aspek yang lebih luas seperti pikiran, fantasi, keinginan, keyakinan, sikap, nilai, perilaku, praktik, peran, dan hubungan. Pada awal tahun 2023, tepatnya pada tanggal 9 Februari, rumah produksi Palari Films merilis sebuah film berjudul Dear David yang disutradarai oleh Lucky Kuswandi. Film Dear David menceritakan mengenai kehidupan seorang remaja perempuan bernama Laras yang ternyata memiliki fantasi seksual kepada David. Film ini mengangkat isu yang berbeda dari film romance biasanya sehingga ada berbagai komentar pro dan kontra yang ada di lingkungan masyarakat. Aspek yang diteliti dalam penelitian ini adalah seksualitas remaja perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi isu seksualitas remaja perempuan yang disampaikan dalam film Dear David. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode analisis isi kualitatif dengan pendekatan semiotika model Ferdinand de Saussure. Data dalam penelitian diperoleh dari adegan-adegan yang muncul dalam film Dear David, di mana peneliti telah memilih 9 potongan adegan yang kemudian dianalisis menggunakan semiotika model Ferdinand de Saussure. Setelah dianalisis, terdapat 3 isu yang disampaikan dalam film Dear David. Pertama, remaja perempuan juga memiliki fantasi seksual. Kedua, norma-norma dan nilai-nilai membatasi seseorang dalam mengeksplorasi dan mengekspresikan seksualitas mereka. Ketiga, stereotip yang dikaitkan dengan gender menyebabkan ketidakadilan. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan penjelasan mengenai pentingnya memahami seksualitas seseorang khususnya remaja secara dewasa dan bijaksana.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Remaja, Seksualitas, Fantasi Seksual, Film
Subjects: Komunikasi > Kajian Media
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor 6 uajy
Date Deposited: 16 Feb 2024 20:12
Last Modified: 16 Feb 2024 20:12
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/31074

Actions (login required)

View Item View Item